Kuliah 5

ini materi kuliah pertemuan ke 5

Materi pertemuan ini berisi tentang pembukuan dan pemeriksaan.

Pada dasarnya tidak ada akuntansi / pembukuan berdasarkan peraturan perpajakan, apalagi standard akuntansi perpajakan. Jika pada standar akuntansi keuangan atau PSAK terdapat standar yang menyakut pajak, itu adalah PSAK no 46 tentang Pajak Penghasilan. Otoritas perpajakan tidak memiliki sebuah standar akuntansi sendiri. Otoritas perpajakan mengikuti apa yang distandarkan oleh dewan standar ikatan akuntan Indonesia. Namun perlu dilakukan penyesuaian-penyesuain dari laporan keuangan komersial (yang dihasilkan oleh pembukuan) untuk dapat menghitung pajak yang terutang.

Jadi, jikapun terdapat beberapa aturan / pedoman tentang bagaimana sebuah pembukuan diselenggarakan, aturan/pedoman itu adalah untuk memudahkan penghitungan kewajiban perpajakan. 

Oh ya.. selain pembukuan ada juga perihal tentang pencatatan. Ya.. boleh dibilang pembukuan sederhana lah..

Pokok bahasan berikutnya, adalah pemeriksaan. Sebuah tindakan yang paling dibenci oleh wajib pajak dimanapun. Meskipun tujuan utama pemeriksaan adalah untuk menguji kepatuhan wajib pajak (kan self assessment..), namun pemeriksaan selalu memakan sumberdaya (waktu, tenaga, biaya) yang tidak sedikit baik bagi yang diperiksa maupun yang memeriksa.

Dahulu, kegiatan pemeriksaan ini adalah celah untuk melakukan kolusi… Sekarang? buktikan sendiri saja..

ayoo gali lebih dalam….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: