Biarkan kukagumi dengan caraku

Ternyata aku hidup ditengah orang-orang yang ekspresif. Bahkan mungkin terlalu berlebihan. Menyikapi sesuatu hal dengan tidak sederhana atau proporsional. Namun segala yang dilakukan itu serba instant, tanpa esensi. Hanya simbol simbol yang makin menonjol, serta sesaat. Mulai dari cicak-buaya, century, gayus dan sampai terakhir SMI.
Bukan aku tidak berpihak pada membangun peradaban yang lebih baik, seperti pemberantasan korupsi, tapi aku punya cara lain, bukan dengan gegap gempita seperti cara yang ada ini.
Bukan aku tak bangga, kagum dan hormat kepada SMI, tapi biarkan aku kagum dengan caraku sendiri.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.