h1

Analogi FOSS

June 2, 2008

Ada sebuah analogi yang menarik tentang open source yang ditulis oleh Abdul Hair (AH) di artikelnya berjudul “Free/Open Source Software (FOSS) Untuk Kemandirian Bangsa“.

artikel ini memenangkan kompetisi menulis blog untuk acara IGOS Summit 2

Beliau memudahkan kita untuk membedakan antara open source software, freeware, not free open source software, dan proprietary sotfware.

AH juga menyebut bahwa FOSS bukan sebuah alternatif, namun solusi cerdas demi kemandirian bangsa Indonesia. Pendapat serupa pernah juga saya dengar dari seseorang (saya lupa namanya, jadi kita sebut saja “sang praktisi”) di sebuah talkshow dimana dihadiri oleh perwakilan BSA. Sang praktisi tersebut menolak penggunaan alternatif bagi open source software (sebuah istilah yang sudah sering kita). Menurut dia, OSS adalah sebuah keharusan, sedangkan proprietary adalah sebuah alternatif…

Kita gunakan dulu yang gratisan (gratisan sebagai default.. lha wong kita miskin jeh…). Kalo gratis gak ada yang bagus, baru kita pakai / beli produk proprietary.

Leave a Comment